Panduan Diet Kura-Kura Darat/Tortoise

Kapan & Seberapa Sering Memberi Makan

Berdasarkan California Tortoise & Turtle Club (klub tortoise tertua di Amerika):

  • Hatchlings: 3× per minggu
  • Dewasa: 1–2× per minggu

Sedangkan menurut The Tortoise Table (klub tortoise tertua di Inggris):

  • Hatchlings: setiap hari, atau porsi 1 hari dibagi 2: pagi dan sore.
  • Dewasa: boleh setiap hari, dan boleh juga seminggu sekali

Cara Penyajian

  • Letakkan di area yang teduh dan mudah diakses
  • Gunakan ubin kasar sebagai alas makanan untuk membantu menguatkan paruh dan menumpulkan kuku kaki agar tidak terlalu tajam (bisa mudah patah)
  • Berikan dalam 1x sesi makan minimal 3 jenis makanan/sayuran

Seberapa Banyak yang Harus Diberikan

  • Beri sebanyak yang bisa dimakan dalam satu waktu
  • Jika masih banyak sisa di akhir hari → kurangi porsi sekitar 1/3
  • Jika makanan habis cepat → tambah porsi sekitar 1/3
  • Ambil semua sisa makanan setiap akhir hari agar tidak membusuk

Contoh:

  • Tentukan dulu misalnya porsi untuk torto kita adalah sepiring penuh. Kita sebut ini porsi A.
  • Berikan pagi hari, lalu amati, apakah sepiring ini habis seharian dari pagi. Boleh pakai patokan sampai jam 12 siang, atau sore hari jam 17.
  • Jika sebelum jam 12 siang makanan tersebut habis, maka top-up makanannya sebanyak 1/3 dari yang sudah diberikan. Berarti dalam contoh ini saya beri lagi 1/3 piring.
  • Jika ternyata habis lagi, jangan ditambah. Catat porsi ini menjadi porsi yang baru. Artinya sekarang menjadi porsi B.
  • Pada sesi makan berikutnya, berikan porsi B kepada torto kita (yakni porsi A yang sudah ditambah 1/3).
  • Jika ternyata pada sesi makan berikutnya porsi B ini tidak habis, maka pada jadwal makan berikutnya kita kurangi porsi B menjadi porsi C, yakni porsi B yang sudah dikurangi 1/3 nya.

Apa yang Harus Diberi (Komponen Diet)

Secara esensi, kita mencari nutrisi utama berikut ini:

  • Fiber ➞ Ini berfungsi sebagai bahan utama energi bagi tortoise herbivora. Fiber akan dimetabolisme di dalam sistem pencernaan torto dan diubah menjadi energi. Semakin rendah fiber, akan semakin rendah energinya bagi tortoise.
  • Kalsium ➞ Ini utamanya dibutuhkan untuk pembentukan tulang

Yang tidak berguna jika kebanyakan bagi tortoise:

  • Protein. Hewan herbivora tidak membutuhkan protein dalam jumlah besar. Ginjal dan sistem pencernaannya tidak memiliki kemampuan untuk itu.
    • Memperberat kerja ginjal,
    • Meningkatkan jumlah limbah yang harus dibuang dalam bentuk urates (untuk torto non-forest)
  • Gula. Hewan herbivora tidak berevolusi dengan metabolisme berbasis gula. Makanan tinggi gula akan membuat tortoise mengalami energy-toxicity dan bisa beragam sekali dampaknya. Intinya kebanyakan gula akan membuat torto kita sakit.
  • Lemak. Lazimnya lemak hanya 2-5% dari diet utama tortoise. Tubuh herbivora tidak bisa mencerna lemak dalam jumlah banyak seperti mamalia omnivora (manusia) dan karnivora.
A. 85% Sayuran & Tumbuhan Hijau (Utama)

Disusun dari yang paling tinggi nilai nutrisinya (kalsium/vitamin) ke yang lebih rendah:

  • Opuntia (kaktus centong)
  • Timothy hay
  • Kailan/Chinese broccoli (Brassica oleracea var. Alboglabra)
  • Sawi hijau/caisim (Brassica juncea)
  • Pakcoy/bok choy
  • Nappa cabbage (sawi putih)
  • Chicory / Endive
  • Daun bunga sepatu
  • Selada:
    • Romaine lettuce
    • Selada keriting
    • Fumak/siomak
  • Kale (Brassica oleracea var. Sabellica) ➞ nutrisi sangat tinggi tapi harus dibatasi/tidak sering diberikan, karena juga mengandung oksalat (anti-nutrien yang bisa mengurangi penyerapan kalsium dalam tulang)

B. 10% Buah (Sebagai Cemilan)

Buah punya rasa kuat sehingga tortoise bisa kecanduan jika terlalu sering. Semua buah harus diambil bijinya dulu. Contoh:

  • Pepaya
  • Pisang
  • Jambu mete
  • Melon
  • Anggur
  • Apel
  • Anggur
  • Tomat

Untuk jenis kura-kura hutan (forest tortoise) seperti Cherry Head, Red-Footed, atau Yellow-Footed tortoise, porsi ini bisa sampai ~20%.

Ingat: buah yang beredar hari ini di pasaran adalah buah yang biasa dikonsumsi manusia. Terkadang ada buah yang sengaja disuntik dengan gula untuk meningkatkan rasa manis. Terlalu banyak gula bagi tortoise bisa membuat liver kerja berat.

C. Porsi Lain (Kadang-kadang Saja)

Nilai nutrisi sedang, boleh diberikan sesekali:

  • Kecambah
  • Ubi
  • Wortel
  • Labu
  • Melon
D. Yang Harus Dihindari (Low-Quality)

Jenis berikut punya nilai gizi rendah → hindari:

  • Kubis
  • Timun
  • Iceberg lettuce/selada bokor
  • Seledri

Hal Penting

Protein
  • Protein harus kurang dari 5% total diet
  • ❌ Hindari sumber protein hewani seperti dog/cat food
  • Tortoise adalah herbivora, dan protein cukup diperoleh dari tanaman hijau yang bervariasi
UVB
  • UVB dibutuhkan untuk metabolisme kalsium, vitamin A, dan vitamin D
  • Sumber UVB terbaik adalah☀️ Sinar matahari alami
  • Tortoise tidak dapat mensintesis vitamin-vitamin ini dengan baik tanpa UVB
  • UVB yang berasal dari lampu halogen khusus dapat membantu menggantikan peran sinar matahari alami, namun harus hati-hati terhadap intensitas UVB yang diemisikan.
  • Banyak lampu reptil yang labelnya UVB tapi ternyata tidak lagi “memancarkan” UVB karena expired, habis, atau memang labelnya menipu.
  • Jika ragu-ragu, tinggal rutin jemur saja setiap pagi hari

Inti yang Harus Diingat (Checklist)

  • 85% sayuran/tumbuhan hijau
  • 10% buah/bunga sebagai cemilan (kecuali forest tortoise bisa 10-20% buah)
  • <5% protein (kecuali forest tortoise bisa 5-10%)
  • Hindari makanan bernutrisi rendah
  • Jangan tinggalkan kandang dalam kondisi masih banyak sisa makanan (bisa memunculkan jamur dan parasit yang tidak tampak)
  • Beri sinar UVB / matahari cukup dan memadai ➞ Lampu UVB yang layak dan/atau rutin jemur

Sumber: